STORY ABOUT UNIVERSITY OF DARUSSALAM!!!!
Gontor adalah sebuah tempat yang terletak lebih kurang 3 km
sebelah timur Tegalsari dan 11 km ke arah tenggara dari kota Ponorogo. Pada
saat itu, Gontor masih merupakan kawasan hutan yang belum banyak didatangi
orang. Bahkan hutan ini dikenal sebagai tempat persembunyian para perampok,
penjahat, penyamun bahkan pemabuk. Mereka memperbaharui sistem pendidikan di
Gontor dan mendirikan Pondok Modern Darussalam Gontor pada tanggal 20 September
1926 bertepatan dengan 12 Rabiul Awwal 1345, dalam peringatan Maulid Nabi. Pada
saat itu, jenjang pendidikan dasar dimulai dengan nama Tarbiyatul Athfal. Kemudian, pada 19 Desember 1936 yang
bertepatan dengan 5 Syawwal 1355, didirikanlah Kulliyatu-l-Muallimin
al-Islamiyah, yang program pendidikannya diselenggarakan selama
enam tahun, setingkat dengan jenjang pendidikan menengah.
Dalam perjalanannya, sebuah perguruan tinggi bernama
Perguruan Tinggi Darussalam (PTD) didirikan pada 17 November 1963 yang
bertepatan dengan 1 Rajab 1383. Nama PTD ini kemudian berganti menjadi Institut
Pendidikan Darussalam (IPD), yang selanjutnya berganti menjadi Institut Studi
Islam Darussalam (ISID). Saat ini ISID memiliki tiga Fakultas: Fakultas
Tarbiyah dengan jurusan Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab,
FakultasUshuluddin dengan jurusan Perbandingan Agama, dan Akidah dan Filsafat,
dan Fakultas Syariah dengan jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum, dan jurusan
Manajemen Lembaga Keuangan Islam. Sejak tahun 1996 ISID telah memiliki kampus
sendiri di Demangan, Siman, Ponorogo.
Dalam pidato peresmianya, KH. Imam
Zarkasyi selaku pejabat rektor, menyatakan bahwa institute ini harus menjadi
seperti Universitas Al-Azhar di mesir yang telah ber umur berabad - abad yang
terus berjalan sebagai pusat studi islam di dunia, juga agar menjadi pengikut
jejak Aligarh Muslim University di India, yang merupakan Symbol kebangkitan
islam karena mengintegrasikan ilmu pengetahuan islam dan sains, lalu agar para
dosen dan mahasiswa nya berjiwa ikhlas seperti para ulama di Shanggit, Afrika.
Dan juga dapat meniru Shantiniketan , di abad lalu yang mengajar dunia dari
tempat terpencil yang damai.
selama ini ISID Gontor hanya membuka beberapa fakultas yang juga hanya masih berorientasi ilmu keagamaan, yakni Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuluddin. “TRIMURTI menginginkan ke depan ISID menjadi Universitas Sains dan Teknologi karena selama ini masih berorientasi agama. Alangkah indah dan bagusnya jika agama bisa mewarnai sains dan sains mewarnai agama sesuai dengan tuntutan zaman,” tambahnya.
selama ini ISID Gontor hanya membuka beberapa fakultas yang juga hanya masih berorientasi ilmu keagamaan, yakni Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuluddin. “TRIMURTI menginginkan ke depan ISID menjadi Universitas Sains dan Teknologi karena selama ini masih berorientasi agama. Alangkah indah dan bagusnya jika agama bisa mewarnai sains dan sains mewarnai agama sesuai dengan tuntutan zaman,” tambahnya.
Dihadapan sekitar
10.000 masyarakat Ponorogo saat acara Buka Bersama di Pondok Modern Darussalam
Gontor, Ponorogo pihaknya sangat mendukung beralihnya status Institut Studi
Islam Darussalam (ISID) Gontor yang sudah berdiri sejak beberapa tahun lalu itu
menjadi Universitas Darussalam Gontor.Alasannya, ISID Gontor yang sekarang ini hanya membuka beberapa fakultas yang juga hanya masih berorientasi ilmu keagamaan yakni Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuluddin. Rencananya yang dicanangkan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdulloh Sahal dan Direktur Pasca Sarjana ISID Gontor Dr Hamid Fahmy Zarkasyi yang pada Tahun 2014, akan membuka Universitas Sains dan Teknologi.
Kedua pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan Ilmuwan muda ISID tersebut harus memadukan antara agama dengan Sains dan sebaliknya. Sudah selayaknya ISID Gontor membuka Universitas Sains dan Teknologi agar para mahasiswa bisa menghasilkan produk keilmuan yang didasari Sains dan Teknologi yang bisa menghasilkan bahan yang awalnya hanya merugikan kesehatan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan umat.
Peresmian UNIDA tertuang melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. No.197/E/O/2014 tentang Izin Pendirian Universitas Darussalam Gontor.
Surat Keputusan tersebut dibacakan langsung oleh H. Mulyono Jamal, M.A selaku Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam Gontor.
Prodi yang telah dibuka pada tahun 2014 antara
lain adalah Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Informatika, Teknik Elektro,
Ilmu Komputer, Agroteknologi, Ilmu Hubungan Internasional dan Psikologi,” Yg
mana sekarang telah resmi menjadi UNIVERSITAS DARUSSALAM atau akrab di panggil
UNIDA…..




0 komentar:
Posting Komentar