Minggu, 21 Agustus 2016

Tutorial Instalasi OS Pada VirtualBox

Tutorial Instalasi  Pada VirtualBox

1.Pertama kita buka virtualbox pada terminal dengan cara mengetik “ sudo virtulabox” maka akan muncul permintaan untuk menulis password pada komputer ,maka kita ketik password dari komputer tersebut.


2.Setelah itu kita akan membuat sistem operasi baru dengan menggunakan virtualbox yang mana kita akan membuat ubuntu server pada virtualbox ini.pertama kita kik pada icon new pada tampilan awal pada virtualbox.maka akan muncul pilihan dalam kotak yg berisi create virtual machine.
Di tampilan "Name and operating system" ada 3 option yaitu Name, Type dan Version.

Name   : Di isi dengan sistem operasi yang mau di install
Type     : Di isi dengan type OS yang mau di install
Version : Disi dengan versi OS yang mau di install.

Selanjutnya tinggal Klik "Next"


yanag mana kita pada kotak ini menentukan sistem operasi yang akan kita buat.sekarang kita isi pada form name menggunakan nama Ubuntu desktop ,menggunakan type LINUX,juga menggunakan versi LINUX Ubuntu 64 bit.



3.Setalah mengklik next maka akan muncul tampilan "Memory size", di bagian ini adalah bagian mengatur memori atau (RAM) yang mau di alokasinkan untuk vitual machine, dan secara otomatis virtualbox akan memberikan alokasi yang di perlukan oleh sistem operasi yang di gunakan Lalu kita buatpengaturan untuk Hardisk yang akan kita gunakan pada penginstalan Ubuntuserver ini yang terpenting jangan sampai melebihi warna hijau.disini saya akan mengatur hardisk saya sebesar 1884 Mb

 


4. selanjutnya yaitu "Hard Disk" di bagian ini kita di perintahkan untuk memilih tipe penyimpan vitual machine kita atau (hard disk), dan virtualbox akan memberikan rekomendasi kapasitas terhadap sistem operasi yang digunakan. virtualbox memberikan 3 option di pemilihan type hard drive ini.
maka kita pilih pada button nomor 2 yang bertuliskan “Create a virtual hardisk now” dan setelah itu kita klik tombol “Create” 



5.Sekarang kita memilih tipe file hardisk,Stelah kalian mengkilik Create, maka kalian akan masuk bagiam selanjutnya yaitu "Hard drive file type" di bagian ini kita di perintahkan untuk memilih jenis file/extensi dari sebuah hardisk virtual yang akan di buat. dan virtualbox statndarnya menggunakan type VDI (Virtualbox Disk Image).yang kita pilih adalah menggunakan VDI.Maka kita pilih pada button yang pertama yg bertuliskan “VDI( Virtual Disk Image)”lalu kita klik “Next”



6.Selanjutnya akan muncul "Storage on physical hard drive" kita di perintahkan untuk menetukan bagaimana hardisk virtual di simpan di komputer asli. dan virtualbox memberikan 2 option yaitu.

  • Dynamically allocated
Maksudnya kapasitas hard disk asli akan digunakan berdasarkan berapa kapasitas hard disk virtual yang sudah terpakai, dan tidak berdasarkan berapa ukuran hard disk virtual ditentukan. Kapasitas hard disk virtual akan dibatasi berdasarkan ukuran yang telah ditentukan.
  • Fixed size
Maksudnya kapasitas hard disk fisik akan digunakan berdasarkan ukuran kapasitas hard disk virtual yang dibuat, meskipun kapasitas hard disk di virtual masih kosong atau belum digunakan.
Maka kita akan menggunakan yang pertama yaitu”Dynamically alocated”lalu klik “Next”



7.Dibagian ini kita di perintahkan untuk memberi nama tampil sekaligus nama folder tempat penyimpanan data-data dari virtual machine yang mau di buat. dan di bagian ini, kita juga di perintahkan untuk menentukan berapa besar kapasitas hardisk virtual yang mau di buat. Disini kita akan membuat kapsitas hardisk sebesar 15,49 Gb.lalu kita klik "Create" untuk melanjutkan pembuatan.


8.Setelah mengklik Create. maka kita akan langsung melihat sebuah Virtual Machine baru dengan keadaan kosong, yang siap di install dengan sitem operasi yang telah kita tentukan.








0 komentar:

Posting Komentar

LAKERS BBA 2014

LAKERS BBA 2014
the winner 2014

Probthemes.com

Siman- Kegiatan Bahasa yang sedemikian masif di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor memang tidak pernah berhenti. Belum ada sekian Minggu dari Festival Dunia Arab yang selesai pada 29 September lalu, Pada hari Kamis, 9 Oktober kemarin, bagian Pengembangan Bahasa melaksanakan ujian tes TOEFL pada 400 mahasiswa baru UNIDA. Tes TOEFL ini diadakan sebagai uji coba kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa baru terutama kemampuan dalam structure, vocab, dan listening. Setelah mengikuti tes ini, mahasiswa akan mendapatkan kelas khusus bimbingan bahasa Inggris sesuai tingkat kemampuannya. Tes TOEFL ini dilaksanakan di hall Center for Islamic and Occidental Studies (CIOS) UNIDA Gontor dan langsung diperiksa pada hari esoknya oleh mahasiswa semester lima dengan bimbingan para dosen.

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini